5 Cara Mengatasi Cicilan Kredit Online Saat Pandemi

47073553 – businessman analyzing investment charts with laptop. accounting

Kondisi pandemi sudah dipastikan memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap dunia perkreditan, tak terkecuali kredit online. Tidak sedikit debitur yang pada akhirnya menyerah sehingga merasa tidak ada jalan keluar yang diberikan.

Tenang dulu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi cicilan kredit di masa pandemi. Selain kebijakan pemerintah, beberapa perusahaan pun kini sudah memberikan berbagai kelonggaran agar debitur tetap bisa menjalankan kewajibannya.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mempertahankan kondisi finansial di masa pandemi di saat memiliki kewajiban membayar utang. 

Meninjau ulang bujet bulanan

Langkah pertama yang bisa dilakukan tentu saja dengan mendiagnosa kondisi keuangan pribadi. Pasalnya hanya kita sendiri yang bisa memastikan bahwa kantong kita sehat atau sebaliknya.

Bandingkan antara pendapatan dan pengeluaran. Jika penghasilan rada seret, sudah pasti pengeluaran pun harus disesuaikan. Jangan gengsi untuk mengencangkan ikat pinggang saat kondisi pandemi seperti saat ini. 

Atur kembali pos-pos yang bisa dikurangi demi tetap memenuhi kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan dan harus diselesaikan sampai akhir yaitu utang.  

Menghubungi perusahaan pemberi kredit

Jika mengalami kesulitan membayar utang jangan pernah menghubungi jasa pelunasan utang. Karena bisa jadi bukan malah memberikan solusi, tetapi sebaliknya menjadi menambah masalah yang ada. Cara terbaik adalah jujur terhadap perusahaan pemberi kredit jika kamu memang terdampak karena kondisi pandemi.

Perusahaan biasanya tidak akan percaya begitu saja. Jadi, siapkan saja beberapa bukti fisik seperti dokumen yang dibutuhkan jika memang kamu terkena PHK karena pandemi. Dengan begitu, perusahaan akan memberikan berbagai opsi sembari menunggu kondisi normal kembali.

Membayar bunganya saja terlebih dahulu

Salah satu opsi yang biasanya diberikan oleh perusahaan untuk menghindari gagal bayar adalah dengan menawarkan pembayaran bunga tanpa pokoknya dalam periode tertentu. Dengan begitu, kamu tetap bisa memanfaatkan uang yang ada sambil mencari-cari penghasilan tambahan lainnya. 

Meminta restrukturisasi kredit

Opsi lain adalah dengan meminta restrukturisasi kredit. Misalnya dengan memperpanjang tenor sehingga cicilan pun menjadi lebih rendah. Artinya ada beberapa opsi yang bisa dilakukan tanpa harus lari dari tanggung jawab.

Salah satu contohnya seperti yang diberikan oleh Kredivo dengan menurunkan denda keterlambatan hingga satu persen per bulan.

Kredivo salah satu perusahaan pinjaman online yang menawarkan kredit online. Semua transaksi dilakukan hanya dengan menggunakan aplikasi yang mendukung pemberlakuan kondisi new normal saat pandemi.

Dana yang didapatkan bisa digunakan untuk dana darurat, modal usaha, biaya pernikahan, pengobatan, renovasi rumah, hingga kebutuhan pendidikan dan yang lainnya.

Kredivo memberikan bunga pinjaman yang terjangkau sebesar 2,95% per bulan dengan opsi tenor antara 3 dan 6 bulan pembayaran. Unduh aplikasi resminya di Google Play Store maupun App Store dengan mudah.   

Menjual aset yang dimiliki sebagai opsi terakhir

Jika ternyata sudah tidak ada lagi ruang yang bisa dilakukan, maka jalan terakhir adalah menjual aset dan segera melunasi kredit. Dengan begitu setidaknya reputasi kamu sebagai debitur tetap bersih dan akan mendapatkan kesempatan lebih besar untuk mendapatkan kredit di kemudian hari.

Pandemi yang disebabkan virus corona bisa saja berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan. Oleh karena itu, ambil langkah strategi sesegera mungkin demi menyelamatkan kondisi finansial. Setelah itu barulah membangun kembali sembari memulihkan kondisi finansial.