Tinggal Menetap Di Luar Daerah dan Bingung Cara Pindah Ktp? Intip Tips Mudah Ini!

Cara pindah KTP sering membuat orang itu bingung atau malah menundanya. Sehingga banyak individu yang menetap di luar domisili tidak melakukan pengurusan administrasi secara tepat. Dibiarkan tertunda dalam waktu lama dan berakibat pada carut marutnya administrasi kependudukan. Padahal pemerintah telah tegas menetapkan aturan yang termuat dalam UU Adminduk. Lebih tepatnya UU No, 24/2013.

Di sana tertera jelas bahwa penduduk yang mengalami perpindahan domisili diharuskan mengurus surat pindah secepat mungkin. Yang mana dilakukan dari lokasi awal ke tempat tujuan individu tersebut tinggal sekarang. Maksud dari peraturan itu sungguh baik. Selain membuat administrasi kependudukan tertata. Individu yang berada di wilayah berbeda dari KTP dalam jangka waktu lebih dari satu tahun akan mampu mengakses haknya secara maksimal. Entah itu hak politik serta layanan publik.

Jika ada yang beranggapan bahwa mengurus perpindahan KTP itu rumit dan melelahkan. Kini anggapan tersebut tidak berlaku. Pemerintah telah membuat gebrakan baru dengan sistem regulasi, birokrasi lebih ringkas. Semula individu yang mengurus perpindahan domisili itu pakai 4 tahapan, kini hanya 1 saja. Cepat sekali bukan? Meskipun seseorang disibukkan dengan aktivitas padat. Prosedur pindah KTP bisa segera dilakukan sehari saja tanpa berpengaruh besar pada kesibukannya.

Sebelum mengajukan diri ke badan yang berwenang. Sebaiknya persiapkan dan penuhi berbagai syaratnya. Syarat juga mudah kok, tidak membuat seseorang itu terlalu menyibukkan diri akan hal tersebut. Lalu apa saja syarat yang dibutuhkan? Siapkan KTP dan KK asli, setelah itu keduanya di fotokopi. Jangan lupa untuk membawa serta dokumen asli. Sebagai persiapan jika petugas kelak menanyakannya.

Setelah syarat terpenuhi, Anda bisa mulai mengatur waktu untuk menjalankan prosedur mengurus pindah KTP. Tahapan yang biasanya ditempuh pemohon yakni:

  1. Mendatangi Dukcapil Sesuai Dengan Alamat Domisi Awal

Tahapan pertama ini dijalankan untuk meminta surat keterangan pindah. Bentuknya biasanya berupa SKPWNI yang mana sebagai berkas utama untuk diserahkan pada petugas berwenang di daerah tujuan. Surat pindah umumnya diurus melalui Dukcapil sesuai daerah awal pemohon. Dengan  menyerahkan dua berkas berupa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK). Proses pengerjaan surat tersebut sebentar bahkan tidak sampai satu hari. Anda tak perlu khawatir akan hal itu.

  1. KK, KTP Lama, SKPWNI Dibawa Ke Dukcapil Daerah Tujuan

Ketika surat pindah telah selesai dan diterima. Simpan dengan benar, karena surat ini akan diserahkan ke Dukcapil daerah tujuan. Saat tiba waktu mengurus perpindahan KTP pada Dukcapil daerah tujuan. Sertakan juga KTP asli yang lama, fotokopi KTP dan KK, SKPWNI. Ketika itu semua diserahkan, diperiksa petugas dan diproses. Maka e-KTP yang baru langsung bisa diterima, asalkan blanko masih tersedia. Ketika e-KTP baru sudah jadi, otomatis KTP lama akan ditarik. Tujuan penarikan tersebut karena digunakan sebagai arsip oleh pihak Dukcapil.

Kini cara pindah KTP mudah sekali bukan? Semua langkah masing-masing dilakukan sehari. Bagi Anda yang disibukkan dengan aktivitas pekerjaan padat tidak perlu khawatir. Semuanya bisa teratasi secara cepat dibantu dengan teknologi canggih. Alasan untuk menunda saat mengurus KTP baru tidak ada lagi.

Kini saatnya menyadarkan diri sendiri untuk mematuhi peraturan yang telah ditetapkan. Manfaat untuk pribadi pada masa mendatang akan terasa. Sebagai warga negara yang baik tentu harus mengikuti protokol pusat. Karena itu semua demi kebaikan bersama. Jangan berpikiran repot karena harus mengurus ke sana sini. Semua itu telah dihapus dengan metode penyederhanaan yang efektif.

Leave a Comment