5 Jenis Mortar dan Kegunaannya

5 Jenis Mortar dan Kegunaannya – Dalam membangun sebuah rumah atau bangunan, Anda pasti memerlukan bahan-bahan bangunan yang dapat memperkokoh dan memperkuat bangunan atau kontruksi. Diantara bahan-bahan bangunan yang biasa dan paling banyak digunakan adalah bata dan semen.

Untuk semen sendiri, saat ini telah ada inovasi baru yaitu penggunaan semen instan dalam pembangunan. Apa itu semen instan? Semen instan adalah semen yang telah memiliki campuran lengkap seperti pasir, semen, kapur dan campuran zat lainnya.

Semen instan biasa disebut juga dengan mortar. Di wilayah perkotaan, semen ini sudah tidak asing lagi dan sering dijadikan pengganti semen konvensional. Semen jenis ini dinilai lebih praktis dan punya ketahanan serta kualitas yang lebih baik, jika dibanding semen konvensiaonal.

Berdasarkan jenisnya semen ini terbagi ke dalam 5 jenis, yaitu  Plaster Max, Skim Coat, Tile Adhesive, Tile and Tile Adhesive dan Thinbed. Masing-masing jenis semen ini, memiliki kegunaan yang berbeda-beda.  Lebih jelas tentang kegunaan masing-masing seman akan diulas berikut ini.

Plaster Max

Plaster max adalah mortar yang digunakan untuk plesteran dinding. Terbuat dari perpaduan bahan material pilihan dengan komposisi yang tepat, menjadikan plaster max sangat berkualitas, karena dibuat khusus dengan teknologi modern.

Skim Coat

Jika plaster max memang dibuat khusus untuk plesteran dinding, lain halnya dengan skim coat. Semen ini justru digunakan untuk pelapis dinding. Jadi, setelah Anda selesai melapisi dinding dengan plesteran dinsing plaster max, maka Anda bisa langsung mengaplikasikan skim coat ke dinding. Semen ini sangat bagus untuk tampilan eksterior dan interior rumah.

Tile Adhesive

Setelah dinding, jenis mortar yang satu ini adalah yang cocok untuk perekat keramik, baik pada penggunaan dinding ataupun lantai. Produk ini dibuat dan diproduksi dengan mesin canggih yang telah disetting melalui komputer.

Tile and Tile Adhesive

Penggunaan semen yang satu ini, masih cocok untuk keramik, hanya saja jika Anda malas melepas keramik sebelumnya. Anda tetap bisa memasang keramik baru diatasnya. Jadi dalam hal ini kegunaan semen jenis ini adalah sebagai perekat keramik di atas keramik. Walau begitu tidak menutup kemungkinan semen ini bisa juga digunakan untuk lantai dan dinding.

Thinbed Mortar

Jenis mortar yang satu ini biasa disebut dengam mortar baja ringan atau bisa juga disebut lem hebel. Penggunaan semen ini sanagtlah hemat dan efisien, karena walau hanya dioleskan tipis-tipis ke bata ringan, itu sudah cukup untuk merekatkannya.

Secara harga kelima jenis semen instan ini memang lebih mahal jika dibandingkan dengan semen konvensional. Namun tentunya hal tersebut masih sebanding dengan kualitas dan kepraktisan dalam mengaplikasikan semen ini untuk kontruksi bangunan Anda.

Demikian 5 jenis mortar dengan fungsinya yang berbeda-beda, yang saat ini lebih banyak digunakan dan diminati orang untuk melengkapi bahan bangunan mereka.  Jadi, silakan Anda pilih, mana yang ingin Anda gunakan lebih dahulu.