Mempelajari Cara Kerja Jasa Fire Alarm

Potensi kebakaran selalu tersedia di sekeliling kita, tapi masalahnya kami sering mengabaikan bahkan mengacuhkannya. Padahal kecuali telah terjadi, kerugian tidak mampu ditolerir dan selanjutnya yang tersedia cuman penyesalan.

Nah, agar Anda tidak menyesal, mulailah memakai jasa pasang fire alarm. Peralatan ini mampu jadi jalur nampak misalnya kebakaran terjadi sewaktu-waktu di luar kesadaran kita.

Cara Kerja Jasa Fire Alarm

Fire alarm adalah sebuah sistem, di dalamnya tersusun dari lebih dari satu komponen. Setiap komponen fungsinya saling mengenai pada yang satu dengan yang lain

Nah, untuk memakai jasa fire alarm hal yang harus anda tahu adalah proses ini punyai dua tipe komponen, yaitu utama dan pelengkap.

Untuk yang utama terdiri dari supervision, fire alarm annunciator, power supply, alarm system, notification appliance dan alarm initiating device. Pada komponen alarm initiating device terdiri dari duct smoke detector assemblies, addressable heat detectors dan addressable manual station.

Kemudian untuk pelengkap adalah manual pull station, heat detector, smoke detector, water flow alarms, duct smoke detector, valve tamper switch, fire pump supervisory signals, trouble signals, high or low pressure signal dan special door locking arrangements. Masing-masing punya peran penting di dalam jasa fire alarm.

Nah, untuk cara kerja jasa fire alarm itu buat mendeteksi adanya potensi kebakaran yang bisa timbul di sebuah gedung, misalnya saja munculnya gumpalan asap, temperatur tinggi, dan adanya gas berbahaya.

Saat gejala-gejala itu muncul, fire alarm akan mendeteksi. Lalu secara otomatis, bell akan berbunyi dilanjutkan dengan lampu peringatan yang berkedip-kedip. Dengan kedua syarat itu, praktis orang-orang akan langsung mengevakuasi diri.

3 Tipe Fire Alarm System yang Biasa Digunakan di Indonesia

Berikut ini adalah 3 tipe fire alarm system yang familiar di Indonesia yang perlu kamu ketahui:

  1.  System Conventional. Berfungsi per-zona. Cocok untuk gedung kecil.
  2. System Addressable. Harganya lebih mahal. Indikatornya per titik, namun setiap device punya ID sendiri. Cocok untuk gedung besar yang mempunyai banyak ruangan.
  3. System Semi Addressable. Kalau yang ini bisa untuk gedung besar dan harganya lebih murah. Mirip dengan full addresable hanya smoke dan heat detectornya memanfaatkan tipe konvensional. Jadi butuh monitoring modul untuk mengirim sinyal ke panel.