Beberapa Tanda Sang Buah Hati Sudah Mulai Diperbolehkan Untuk Mengkonsumsi Mpasi

Di masa-masa 6 bulan pertama pasca lahir, sang buah hati memang hanya dianjurkan untuk mengkonsumsi ASI. Masa-masa ini diperlukan karena kondisi tubuh sang bayi yang belum siap menerima semua jenis makanan, kecuali ASI. Namun setelah masa-masa ini usai, sang buah hati akan diberikan MPASI atau “makanan pendukung ASI”. Lantas kapan bayi mulai MPASI secara rutin?

Secara teori, keadaan bayi mulai bisa mengkonsumsi makanan pendamping asi setelah masa usia 6 bulan lebih. Namun dalam kondisi pertama kalinya, sang buah hati harus diberi MPASI dengan cermat dan lebih berhati-hati. Sebab saat itu sang bayi belum sebenar-benarnya siap untuk mengkonsumis makanan pendamping asi. Lantas kapan bayi mulai MPASI secara penuh?

Yang pasti setelah  sampai usia 6 atau 7 bulan pertama. Namun anda bisa mengenali tanda-tandanya dengan memperhatikan informasi di bawah ini!

Beberapa Tanda Sang Buah Hati Sudah Mulai Diperbolehkan Untuk Mengkonsumsi Asi

  1. Saat Bayi Sudah Mulai Bisa Duduk Tegak Dan Menegakkan Kepalanya

Pada umumnya, sang bayi di masa usia 4 sampai dengan 5 bulan sudah bisa duduk dengan tegak. Dan bagian leher pun juga sudah mulai tegak pula. Kedua tanda ini penting untuk dicermati, karena kondisi ini bisa berpengaruh saat menelan makanan pendamping asi. Nah jika posisi duduk sang bayi sudah mulai tegak dan kondisi leher mulai kencang. Maka sudah waktunya bagi anda untuk mengenalkan dengan makanan pendamping asi.

  1. Sudah Bisa Membuka Mulut Secara Lebar

Kesiapan bayi untuk mengkonsumsi makanan pendamping asi juga bisa dilihat dari cara membuka mulutnya. Jika sang bayi sudah benar-benar bisa membuka mulut dengan lebar, paling tidak sudah bisa melamut permukaan sendok. Maka bayi tersebut sudah dinyatakan bisa untuk diberikan makanan pendamping asi. Namun dengan porsi yang sedikit-sedikit terlebih dahulu.

  1. Mulai Tertarik Dengan Makanan Lain

Kesiapan sang bayi dalam mengkonsumsi makanan pendukung asi juga terlihat saat sang bayi mulai menginginkan memakan konsumsi lain. Dalam kondisi ini sang buah hati sudah mulai menunjukan ketertarikanya untuk mencoba makanan lain. Maka anda bisa menggantinya dengan makanan pendukung asi. Agar setiap tahap konsumsi makanan bisa dilakukan dengan baik dan benar.

  1. Melihat Dari Perubahan Pola Makan Dan pola Tidur Sang Bayi

Semakin bertambahnya usia bayi, maka juga akan mempengaruhi perubahan pola tidur sang bayi. Jika pola makan si kecil menjadi lebih banyak dari sebelumnya, maka bisa jadi sang bayi telah pantas untuk diberikan makanan pendukung asi. Namun tak hanya itu saja, anda juga bisa memperhatikan pola tidur sang bayi.  Sebab bayi yang siap MPASI lebih berusia 6 bulan ke atas, dengan kapasitas tidur yang jauh lebih lama di malam hari.

Itulah beberapa tanda sang buah hati telah diperbolehkan untuk mengkonsumsi makanan pendukung ASI. Lantas kapan bayi mulai MPASI, yakni saat melihat tanda-tanda yang sudah diberikan pada informasi tersebut.