Benarkah minyak kayu putih bermanfaat untuk pernafasan ?

Minyak kayu putih merupakan hasil berasal dari destilasi uap ranting dan daun segar pohon kayu putih atau Melaleuca Leucadendra. Hasil berasal dari proses destilasi itu akan menghasilkan minyak yang kerap kami gunakan sehari-hari.

Kadar minyak terhadap kayu putih merupakan keliru satu product kebugaran yang generik ditemukan dan digunakan di kalangan rakyat Indonesia. Biasanya, pemanfaatan minyak kayu putih itu diusapkan terhadap tempat perut dan dada sesudah selesai mandi.

Tidak cuman tersebut, kayu putih juga kerap dibawa bepergian untuk meredakan mual perjalanan. Untuk menghilangkan rasa mual ini, pengguna sanggup mengusapkan minyak kayu putih di kurang lebih kening dan menghirup aromanya.

Penasaran bersama dengan kadar, faedah, dan juga cara penggunaan minyak kayu putih? Simak klariļ¬kasi selengkapnya berikut ini!

Kandungan Minyak Kayu Putih

khasiat minyak kayu putih
Sumber Gambar: Pixabay

Minyak kayu putih memiliki kandungan sineol yang berasal dari kayu dan daun kayu putih. Menurut Badan Standar Nasional Indonesia (BSNI), kandungan sineol dalam minyak kayu putih harus berkisar antara 50-65% yang menjadi standar penentuan kemurniannya.

Kandungan sineol inilah yang memberikan sensasi hangat dan menenangkan dari minyak kayu putih. Adapun kandungan eucalyptol yang memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan anti jamur yang dapat berguna untuk melindungi kulit.

Selain itu, minyak kayu putih juga mengandung antioksidan yang tinggi dan fitokimia yang merupakan nutrien turunan dari kayu putih itu sendiri. Berikut adalah kandungan lainnya dari minyak kayu putih:

  • Pinene
  • Myrcene
  • Terpinene
  • Benzene
  • Cineole (sineol)
  • Carene
  • Cyclohexen
  • Methanol
  • Fenchyl alcohol
  • Terpinyl acetate
  • Trans-caryophyllene
  • Humulene

 

 

Kegunaan/Khasiat Minyak Kayu Putih

Layaknya yang udah dibahas sebelumnya, fungsi minyak kayu putih ini menyebabkan berlimpah orang di Indonesia menggunakannya. Berikut adalah khasiat minyak kayu putih lainnya yang berguna bagi kesegaran:

1. Baik untuk Pernapasan

Minyak kayu putih punyai pembawaan antioksidan dan antiradang yang bisa mengimbuhkan fungsi baik bagi platform pernapasan kami. Cii-ciri minyak kayu putih ini sanggup menangani asma, sinusitis, dan juga gangguan terhadap pernapasan lainnya dan meredakannya.

Cajuput sebagai kadar minyak kayu putih mempunyai kandungan senyawa yang bersifat dekongestan yang dapat menopang mengencerkan dahak atau sinusitis yang berlangsung terhadap platform pernapasan kami.

2. Sanggup Meredakan Batuk

Persentase cajuput dan sineol terhadap minyak kayu putih sanggup menopang anda didalam meredakan batuk. Tak hanya punyai senyawa yang bersifat dekongestan alami, minyak kayu putih juga punya kadar yang dapat melegakan saluran pernapasan.

Kedua kadar itu bisa menolong anda didalam mengencerkan dahak dan meredakan rasa gatal terhadap tenggorokan.

3. Berfaedah untuk Kulit

Layaknya yang sudah disebutkan, minyak kayu putih sanggup memberi tambahan sensasi hangat dan menenangkan terhadap kulit yang dioleskan. Hal ini juga dipengaruhi oleh takaran zat sineol yang merupakan kadar primer berasal dari minyak kayu putih.

Meski begitu, takaran sineol ini memicu sebagian orang mengalami ketidakcocokan ketika mengenakan minyak kayu putih.

4. Merawat Luka

Kesibukan antimikroba didalam minyak kayu putih tunjukkan ekstrak daun eucalyptus bisa menopang melawan patogen Staphylococcus aureus (S. aureus) dan Escherichia coli (E. coli).

Takaran antibikroba berasal dari minyak kayu putih itu sanggup memperkecil risiko luka infeksi yang diakibatkan kedua patogen itu.

5. Meredakan Nyeri Otot

Kadar eucalyptamint yang terdapat terhadap minyak kayu putih mampu digunakan untuk mengobati nyeri otot dan sendi gara-gara keseleo, radang sendi, memar, dan sakit punggung.

Tak sekedar tersebut, minyak kayu putih mempunyai respons fisiologis yang bisa menghilangkan rasa sakit terhadap otot.