Jenis Flow Meter Berdasarkan Modelnya

1 Flow Meter Analog/Manual

Flow mtr. analog merupakan type flow mtr. yang paling pertama digunakan bersama pakai kincir sehingga flow mtr. type ini sering dikenal bersama istilah flow mtr. kincir. Seiring bersama perkembangan teknologi, flow mtr. type ini jadi tergantikan bersama Macnaught Flow Meter .

Flow mtr. analog pakai komitmen kerja yang simple bersifat kincir yang berputar oleh aliran yang melewatinya. Sayangnya, flow mtr. kincir makin lama jarang digunakan karena punya beberapa kelemahan seperti berikut:

Hanya dapat digunakan untuk mengukur flow atau aliran benda cair dan belum ditambah bersama manfaat atau manfaat lainnya
Beberapa part dapat gampang aus atau terkikis dan rusak karena komitmen kerja yang berputar
Rentan macet disaat kincir tersangkut kotoran atau benda penghambat lainnya
Tingkat keakuratan flow mtr. manual kurang stabil dan mengalami penurunan bersamaan usia pakai flow meter
Flow Meter Digital
Ada 3 type flow mtr. digital yang sering digunakan untuk beraneka bidang, di antaranya:

2 Flow Meter Magnetic

Prinsip kerja GGL (Gaya Gerak Listrik) merupakan komitmen kerja yang digunakan flow mtr. magnetic. Cara flow mtr. ini menghasilkan tegangan (Volt) adalah melalui gerakan penghantar bersama cara memotong medan magnet. Electrical conductivity jadi faktor penentu hasil pengukuran flow rate yang ditentukan dari hukum Faraday.

Penggunaan Flow mtr. type ini lumayan terbatas dan cuma dapat digunakan untuk mengukur benda cair yang bersifat penghantar (konduktor). Namun, flow mtr. magnetic termasuk punya banyak berlebihan seperti berikut:

Tidak ada tekanan aliran yang hilang karena tidak ada anggota dari flow mtr. ini yang jadi penghambat
Cocok digunakan untuk mengukur semua type cairan, baik air bersih maupun kotor selama memiliki kandungan penghantar

Akurasi pengukuran lebih tinggi hingga kisaran 0.5% dan diameter penampang alirannya dapat lebih besar
Lebih awet dan tahan lama karena tidak ada anggota yang bergerak atau berputar
Bisa menghasilkan output point (nilai keluaran) bersifat digital dan analog.

3 Flow mtr. vortex

Metode pengukuran flow mtr. type vortex pakai metode penghalang/bluff body untuk menghidupkan pusaran aliran. Pusaran berikut lantas bakal menghidupkan perbedaan tekanan yang secara mekanik bakal di-sensing. Frekuensi dari mechanical sensing vortex bakal menghasilkan flow yang proporsional.

Terkadang ada anggota anggota spesifik yang menghambat aliran sehingga akurasi standar vortex flow mtr. ini lumayan rendah yaitu berada pada kisaran 2%. Kekurangan lainnya adalah flow mtr. type vortex tidak dapat digunakan untuk mengukur benda padat.

Meskipun punya beberapa kekurangan, tetap banyak berlebihan yang dimiliki vortex flow mtr. di antaranya adalah sebagai berikut:

Bisa digunakan untuk mengukur semua aliran benda bersifat benda cair, udara, uap, dan gas
Memiliki diameter penampang aliran yang lebih besar
Bisa menghasilkan output point didalam bentuk analog dan digital
Lebih tahan lama karena tidak ada anggota dari flow mtr. yang bergerak atau berputar
4 Coriolis Flow Meter
Sistem kerja yang digunakan pada flow mtr. coriolis atau flow mtr. massa adalah komitmen coriolis. Cairan yang mengalir bakal lewat pipa yang bersifat ā€œUā€ dan didalam kecepatan spesifik bakal menghasilkan type atau getaran pada pipa-U tersebut. Jika aliran berikut makin lama cepat, maka type atau getaran yang dihasilkan bakal lebih besar.

Banyak berlebihan yang dimiliki type flow mtr. ini, di antaranya:

Cocok digunakan untuk semua type fluida baik cair maupun gas
Memiliki tingkat akurasi yang amat tinggi hingga capai 0.2%
Dilengkapi bersama pengukur temperatur (suhu) dan density (kerapatan)
Dapat mengkalkulasi massa/berat flow
Sayangnya flow mtr. type ini amat mahal sehingga kudu dipertimbangkan untuk pakai alat ini cuma pada type fluida yang mahal.

Parameter Memilih Jenis Flow Meter

Saat memilih flow mtr. yang bakal Anda gunakan, amat perlu untuk mencermati beberapa parameter sehingga tidak salah didalam memilih type flow meter. Berikut ini petunjuk basic yang kudu Anda mencermati sebelum memilih dan memilih type dan type flow mtr. yang bakal digunakan, yaitu:

Jenis fluida yang bakal diukur apakah bersifat air, udara, gas, minyak, bensin, bahan kimia, dan lain sebagainya
-Ukuran pipa yang dibutuhkan (size yang ada jadi dari DN8 ā€“ DN3000)
-Besaran minimal dan maksimal working pressure (tekanan)
-Temperatur maksimum yang dapat diukur
-Tingkat akurasi yang diinginkan

Fungsi dan tujuan dari pemasangan flow mtr. yang bakal digunakan
Jenis material flow mtr. yang diinginkan apakah CS, SUS, PVC, dan lain sebagainya
Referensi merek yang diekspektasikan
Ada banyak merek yang beredar di pasaran dan tiap-tiap merek punya tipe, kode, dan type yang berbeda-beda. Setiap merek tentu punya keistimewaan dan berlebihan tiap-tiap sehingga perlu untuk mencermati spesifikasi dari merek-merek berikut sebelum memilih.

Ada beberapa merek yang amat direkomendasikan seperti flow mtr. Tokico, flow mtr. Amico, flow mtr. LC, flow mtr. solar macnaught, flow mtr. Flow Controls, dan lain sebagainya. Masing-masing merek biasanya bakal memberi tambahan era garansi cocok bersama kapasitasnya.

Memilih produk flow mtr. tentu tidak boleh sembarang baik alat berikut digunakan untuk skala kecil maupun skala besar. Setiap bidang baik industri manufaktur, transportasi, maupun kehidupan tempat tinggal tangga sekalipun tentu punya parameter dan kebutuhan yang berbeda-beda.

Setelah memilih produk paling baik cocok yang Anda inginkan, perawatan produk termasuk amat perlu dilakukan sehingga alat berikut senantiasa awet. Sangat direkomendasikan untuk memilih flow mtr. cocok bersama parameter-parameter apa saja yang Anda butuhkan. Sehingga Anda tidak salah didalam memilih flow mtr. dan alat berikut dapat digunakan didalam jangka pas yang lama.