Jenis Material Kayu yang Cocok Buat Bahan Bangunan

Setelah Anda siap untuk membangun rumah atau jenis rumah hunian lainnya, pilihan ada di tangan Anda untuk bahan kayu yang akan digunakan. Ketika Anda membeli sebuah apartemen, Anda pasti akan menemukan bahwa bagian dari konstruksinya terbuat dari kayu. Baik atap, pilar, atau furnitur.

Masalahnya, jika Anda tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang jenis-jenis kayu, sulit untuk menilai apakah sebuah bangunan berkualitas baik atau tidak. Setiap jenis kayu juga memiliki keawetan dan kegunaan yang berbeda.

Karakteristik Jenis Material Kayu

Untuk memilih jenis material kayu, Anda harus terlebih dahulu memahami karakteristik tiap kayu. Misalnya jati belanda, apakah cocok untuk pintu depan? Tidak cocok untuk meja, kursi, atap dan sebagainya. Properti dari setiap jenis kayu dicantumkan di sini untuk dipilih.

1. Kayu Bangkirai

Jenis kayu yang cocok untuk bahan bangunan selanjutnya adalah kayu Bangkirai. Jenis ini dikenal dengan kayu Kalimantan. Biasanya kayu Bangkirai digunakan sebagai material untuk pekerjaan konstruksi berat pada sebuah gedung. Misalnya sebagai atap kayu.

Keunggulan material kayu Bangkirai adalah kekuatan dan keawetannya yang sangat tinggi, serta ketahanannya terhadap masalah cuaca yang mengganggu. Untuk alasan ini, jenis kayu ini cocok baik sebagai material eksterior maupun eksterior.

Jenis yang Perlu Diperhatikan, bahan kayu jenis ini sangat mudah untuk diganti. Ini menyusut saat terkena panas dan mengembang saat hujan. Karenanya, kayu ini tidak cocok untuk furnitur dengan presisi tinggi.

2. Kayu kelapa

Tentu saja pohon kelapa disebut sebagai tanaman serba guna karena bagian mana pun bisa dimanfaatkan, termasuk batangnya. Kayu kelapa harus berasal dari pohon yang berumur lebih dari 60 tahun karena sudah tidak produktif lagi.

Material kayu ini mudah dibentuk menjadi balok sehingga cocok sebagai tiang penyangga rumah. Namun, beberapa pohon kelapa memiliki kayu yang buruk. Terutama karena seratnya tidak terlalu padat. Misalnya kayu kelapa hijau, kelapa copy, dan berbagai jenis lainnya.

3. Kayu meranti merah

Jenis kayu terakhir adalah kayu meranti merah. Padahal kayu jenis ini terdiri dari dua jenis yaitu merah jambu dan merah tua. Keunggulan kayu ini terletak pada teksturnya yang unik sehingga cocok digunakan sebagai bahan bangunan.

Namun kayu meranti merah memiliki kepekaan yang sangat tinggi terhadap perubahan cuaca. Akibatnya material kayu ini tidak cocok untuk bagian luar bangunan. Karena itu, disarankan untuk hanya menggunakannya di dalam ruangan.

Meskipun semua kayu dapat digunakan sebagai bahan bangunan, namun kegunaan tiap kayu berbeda-beda. Tidak semua kayu cocok untuk atap, dan tidak semua kayu cocok untuk furnitur. Kalau tahu jenis kayunya, beli saja.

Apakah teman mengetahui apa itu plywood? Yuk klik tautan tersebut untuk mengetahuinya lebih lanjut. Disini kita juga jual plywood solo dengan harga yang cukup bersahabat dengan kantong Anda.