Kamu Harus Tau Perbedaan Kartu kredit dan Kartu Debet (ATM)

Bahan pembuatan dan ukuran kartu ini bisa sama. Yaitu dari plastik tebal dan berukuran kurang lebih 85,60×53,98 mm. Penggunaan pun tidak jauh beda: kartu kredit bisa tarik tunai pada ATM; kartu ATM bisa bayar belanja di mesin EDC selayaknya kartu debit atau kredit; dan seterusnya. Meski demikian, antara kartu ATM, kartu debit, dan kartu kredit memiliki perbedaan.

Baca juga yuk mengenai obs studio pada tautan tersebut.

Pengertian Kartu ATM, Kartu Debit, dan Kartu Kredit

1. Kartu ATM

Kartu ATM adalah kartu terbitan bank yang berguna untuk mengoperasikan automatic teller machine (ATM). Dengannya, pemilik bisa melakukan banyak transaksi: tarik tunai, transfer, payment, isi ulang pulsa, dll. Sehingga nasabah tidak perlu datang ke bank untuk menemui teller untuk urusan itu. Cukup cari ATM yang tersebar dan bisa dijalankan 24 jam nonstop.

2. Kartu Debit

Kartu Debit adalah kartu ATM juga. Satu kartu tetapi beda penyebutan saja. Perbedaan penyebutan ini berdasarkan penggunaan. Jika dipakai mengoperasikan ATM maka disebut kartu ATM. Sedangkan saat digunakan pada mesin EDC dinamakan kartu debit. Benar, kartu ATM bisa juga digunakan untuk pembayaran di merchant yang menyediakan mesin EDC.

3. Kartu Kredit

Kartu yang dalam bahasa Inggris disebut credit card ini sudah lain kartu dengan kartu ATM. Digunakan untuk mengoperasikan ATM memang bisa. Untuk tarik tunai dan transaksi lain tidak masalah. Namun, banyak hal yang dapat membedakan antara kartu ATM dengan kartu kredit. Selengkapnya akan kami bahas berikut ini.

Perbedaan Kartu Debit dengan Kartu Kredit

Di atas sudah jelas bahwa kartu ATM sama dengan kartu debit. Maka dari itu, pembahasan selanjutnya kita bedakan bagian kartu debit dan kartu kredit saja. Kartu ATM tidak perlu dibahas lagi. Saya yakin sebagian besar pembaca sudah mengetahuinya. Beberapa poin ini membedakan kartu kredit dengan kartu debit (kartu ATM):

1. Cara Mendapatkan

Cara mendapatkan kartu debit atau kartu ATM sangat gampang. Anda tinggal bikin saja rekening tabungan di salah satu bank di Indonesia. Saat ini, hampir semua bank tersebut memberikan fasilitas kartu ini. Terakhir saya buat tabungan di BRI, membuat kartu debit sudah satu paket dengan rekening. Harus disertakan, tidak boleh tidak.

Sedangkan untuk memiliki kartu kredit lebih banyak persyaratan. Sebenarnya banyak bank menerbitkan kartu kredit juga. Namun, meskipun Anda memiliki rekening tabungan bukan berarti langsung mendapatkan kartu kredit. Anda harus mengajukan pembuatan kartu kredit dulu.

Itupun belum tentu disetujui. Banyak hal menjadi pertimbangan pihak bank untuk menyetujui permintaan pembuatan kartu kredit Anda. Salah satunya yaitu jumlah penghasilan per bulan. Jika minim biasanya ditolak. Seandainya besar, barulah diterima. Terasa tidak adil? Silakan baca poin berikutnya agar memahami apa alasannya.

2. Sistem Pembayaran atau Sistem Transaksi

Bahan dan ukuran kartu ini mungkin sama. Ini terbuat dari plastik tebal dan berukuran sekitar 85,60 × 53,98 mm. Penggunaannya tidak jauh berbeda: kartu kredit dapat menarik uang di ATM; Kartu ATM dapat membayar pembelian di mesin EDC seperti kartu debit atau kredit; dll. Namun, ada perbedaan antara kartu ATM, kartu debit, dan kartu kredit.

Pengertian Kartu ATM, Kartu Debit, dan Kartu Kredit

1. Kartu ATM

Kartu ATM adalah kartu yang diterbitkan oleh bank yang berguna untuk mengoperasikan anjungan tunai mandiri (ATM). Dengannya, pemilik dapat melakukan banyak transaksi: penarikan tunai, transfer, pembayaran, kredit tambahan, dll. Sehingga nasabah tidak perlu pergi ke bank untuk menemui pendeta tentang hal ini. Temukan saja ATM yang tersebar dan dapat berjalan 24 jam tanpa henti.

2. Kartu Debit

Kartu debit serta kartu ATM. Satu kartu tetapi hanya berbeda pengucapannya. Perbedaan penunjukan didasarkan pada penggunaan. Jika digunakan untuk mengoperasikan ATM, ini disebut kartu ATM. Sedangkan jika digunakan pada mesin EDC disebut dengan kartu debit. Benar, kartu ATM juga bisa digunakan untuk membayar merchant yang menyediakan mesin EDC.

3. Kartu Kredit

Kartu yang dalam bahasa Inggris disebut kartu kredit ini memiliki kartu yang berbeda dengan kartu ATM. Dapat digunakan untuk mengoperasikan ATM. Untuk tarik tunai dan transaksi lainnya, tidak masalah. Namun, ada banyak hal yang membedakan antara kartu ATM dan kartu kredit. Kami akan membahas lebih detail di bawah ini.

Perbedaan antara kartu debit dan kartu kredit

Di atas terlihat jelas bahwa kartu ATM sama dengan kartu debit. Oleh karena itu pada pembahasan selanjutnya kita hanya akan membedakan antara bagian kartu debit dan kredit. Kartu ATM tidak perlu dibicarakan lagi. Saya yakin banyak pembaca sudah tahu. Beberapa poin yang membedakan kartu kredit dengan kartu debit (kartu ATM):

1. Cara Mendapatkan

Cara mendapatkan kartu debit atau kartu ATM sangatlah mudah. Yang harus Anda lakukan hanyalah membuat rekening tabungan di bank di Indonesia. Saat ini, hampir semua bank tersebut menyediakan fasilitas kartu ini.

Akhirnya saya menabung di BRI, membuat kartu debit dalam satu paket dengan rekening itu. Ini harus dimasukkan, belum tentu. Sedangkan untuk memiliki kartu kredit ada syarat lain. Pada dasarnya, banyak bank juga mengeluarkan kartu kredit.

Namun, hanya karena Anda memiliki rekening tabungan tidak berarti Anda langsung mendapatkan kartu kredit. Anda harus mendaftarkan kartu kredit terlebih dahulu. Meski begitu, memiliki satu masih di luar jangkauan orang kebanyakan.

Ada banyak hal yang dapat dipertimbangkan oleh bank untuk menyetujui permintaan pembuatan kartu kredit. Salah satunya adalah jumlah pendapatan bulanan. Kalau minimal biasanya ditolak. Jika besar, maka akan diterima. Apakah ini terasa tidak adil? Lihat poin selanjutnya untuk mencari tahu alasannya.

2. Sistem Pembayaran atau Sistem Transaksi

Kartu ATM atau kartu debit menggunakan sistem saldo. Ini bisa dikatakan sebagai sistem tabungan. Prinsip penggunaannya adalah Anda harus menagihnya terlebih dahulu agar bisa digunakan untuk menarik uang, transfer, pembayaran, top up kredit, dll. Jika saldo kosong, kecil, dan tidak mencukupi untuk transaksi, kartu tidak dapat digunakan. Sedangkan kartu kredit menggunakan sistem hutang. Pemegang Kartu tidak perlu menambah saldo terlebih dahulu.

Namun, kartu kredit langsung dapat digunakan untuk membayar belanja, membayar tagihan, memasang barang, bahkan menarik uang di ATM. Nah, apakah lebih menguntungkan menggunakan kartu kredit? Jawabannya cukup “ya”. Mirip dengan ATM atau kartu debit, meski dengan saldo yang besar tetap ada batasan transaksi.

Selain kartu kredit, ada batasan harian. Jika batas sudah terlampaui, Anda harus menunggu hingga hari berikutnya agar kartu dapat digunakan kembali. Penggunaan kartu kredit untuk membayar setiap hari dihitung sebagai hutang. Jumlah tersebut akan menjadi total dan akan ditagih setiap bulan. Tentu ada bunga dan harganya lumayan tinggi. Ketika kartu ATM / debit tidak. Yang dibutuhkan hanyalah biaya administrasi bulanan sekitar Rp. 15.000 – Rp. 20.000.

3. Biaya yang Diterapkan

Biaya yang berlaku untuk kartu debit dijelaskan di atas. Artinya, Anda hanya perlu biaya administrasi bulanan. Jumlahnya sedikit berkisar Rp. 15.000 – Rp. 20.000. Metode pembayaran adalah bank yang secara langsung memotong saldo akun Anda. Jika saldonya besar dan bunga yang diperoleh mencukupi, maka diskon ini bisa rusak dan bahkan mungkin memiliki keuntungan.

Sedangkan untuk kartu kredit, hutang yang sudah tertagih akan ditagih setiap bulan. Jumlah tersebut telah ditambahkan ke pembayaran bunga. Pada tahap ini, pemegang kartu dapat membayar penuh atau mencicil. Jika opsi kedua diambil, bunga akan meningkat.

Tidak termasuk biaya kartu kredit, pertanggungan, dll., Bulanan, dari kartu kredit. Tidak peduli berapa biaya tambahan untuk transaksi lain yang dilakukan. Misalnya tarik tunai di ATM. Ya, kartu kredit bisa digunakan untuk ini. Bedanya, jika kartu debit tidak dikenakan biaya tambahan untuk penarikan tunai, maka kartu kredit akan dikenakan biaya yang cukup berisiko.

Kekurangan dan Kelebihan

Perbedaan antara kartu kredit dan kartu debit (kartu ATM) dalam hal sistem pembayaran dan biaya administrasi dijelaskan di atas. Pada bagian ini, mari kita bahas keuntungan dan kerugian dari kedua kartu ini.

Dengan melihat sistem pembayaran di atas maka dapat disimpulkan bahwa manfaat kartu debit atau kartu ATM adalah digunakan dengan pengendalian. Berbeda dengan kartu kredit yang merupakan sistem hutang. Bagi sebagian orang, kartu kredit membuat hobi belanja tidak bisa dikendalikan. Kalau dihitung di akhir bulan sebenarnya boros.

Namun, ini tidak berarti bahwa kartu kredit tidak memiliki keunggulan dibandingkan kartu debit. Di beberapa toko / merchant pembayaran dengan kartu kredit akan mendapatkan banyak diskon. Pembayaran angsuran di toko online hanya bisa didapatkan oleh pemegang kartu kredit. Jika Anda hanya memiliki kartu debit, Anda tidak boleh memilikinya.

Tidak berhenti sampai di situ. Meski biayanya lebih mahal, dalam kondisi tertentu kartu kredit sangat bisa diandalkan. Misalnya, saat Anda tidak punya saldo di ATM tapi tiba-tiba butuh uang. Kemudian tarik saja uang tunai dari ATM menggunakan kartu kredit. Hal seperti itu jelas tidak mungkin dilakukan dengan kartu debit atau kartu ATM.

Ini hanya beberapa shareware penetapan tujuan yang dapat Anda gunakan. Jika Anda memiliki informasi tambahan, silakan bagikan komentar Anda di bawah.

Cari info seputar m-bca bagi kamu yang ingin membaca sebuah tips perbankan.