Macam-Macam Sistem Integrasi Di Fulfillment Services yang Harus Diketahui

Perkembangan teknologi membuat perubahan besar-besaran dalam kehidupan manusia. Salah satunya adalah perubahan gaya belanja dari konvensional menjadi online lewat e-commerce. Kehadiran e-commerce tak bisa dilepaskan dari adanya fulfillment services dalam pelayanan barang dan jasa kepada pengguna.

Fulfilment sendiri dapat diartikan sebagai kegiatan penyimpanan barang yang dilengkapi dengan sistem terintegrasi. Sistem tersebut dibuat untuk kelancaran arus barang masuk dan keluar agar lebih tertata. Sistem dapat berjalan mulus jika unsur-unsur supply chainnya terpenuhi. Lalu, apa saja unsur pendukung sistem terintegrasi dalam fulfillment?

Sistem Integrasi Dalam Fulfillment

Terdapat beberapa unsur dalam fulfillment services yang harus terintegrasi satu sama lain. Kehadiran sistem ini tak bisa dipisahkan karena ketidakadaan salah satu bagian dapat menyebabkan gangguan pada fungsi lain. Berikut unsur yang harus ada dalam sistem terintegrasi fulfillment e-commerce.

  • Penyimpanan Barang

Unsur pertama yang harus ada dalam fulfillment services adalah penyimpanan barang. Fulfillment harus memiliki gudang dengan kapasitas besar dan fasilitas yang mumpuni. Sehingga barang yang akan didistribusikan kepada pelanggan dapat tersimpan dengan aman sesuai dengan kategori masing-masing tanpa tercampur.

  • Manajemen Inventaris

Unsur selanjutnya yang wajib ada dalam pelayanan fulfillment adalah manajemen inventaris. Bagian ini berfungsi untuk mengelola dan mengatur persediaan dengan cara mengatur jumlah stok barang. Pengaturan dilakukan dengan mencatat setiap barang yang masuk dan keluar secara detail dan teliti.

Bagian ini tak bisa dipisahkan dalam sistem fulfillment. Pasalnya, kehadiran data sangat dibutuhkan untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Kesalahan dalam pencatatan data dapat menyebabkan gangguan pada arus penjualan barang secara online.

  • Pengambilan dan Pengemasan

Unsur lain yang tak kalah penting dalam sistem terintegrasi adalah pengambilan dan pengemasan. Bagian ini akan menentukan bagaimana nasib produk sebelum sampai di tangan pembeli. Di bagian ini harus terdapat sumber daya khusus yang bertugas untuk menjamin proses pengambilan serta pengemasan produk.

  • Pengiriman

Bagian pengiriman juga menjadi bagian yang tak bisa dilepaskan dari fulfillment center. Bagian ini merupakan pintu terakhir sebelum pesanan akhirnya dikirimkan. Bagian ini bisa dijalankan dengan mudah menggunakan data yang telah diminta pada pelanggan. Sehingga banyaknya jasa pengiriman yang ada tak akan memengaruhi bagian kerja satu ini. Pasalnya, penggunaan jasa pengiriman akan disesuaikan dengan pilihan pelanggan yang kiranya dekat dengan tujuan.

Penggunaan fulfillment services bisa menjadi alternatif terbaik bagi Anda yang ingin mengembangkan bisnis namun masih memiliki keterbatasan SDM maupun alat. Dengan adanya sistem terintegrasi ini maka dapat membantu pelaku bisnis dalam menghemat waktu serta mengelola permintaan pelanggan dengan cermat, teliti, dan hati-hati. Sehingga tak ada lagi istilah pengiriman terlalu lama yang membuat pelanggan menyesali penggunaan e-commerce.