Profile Tiga Tim Futsal Terbaik di Indonesia

tim futsal terbaik

Futsal ialah permainan bola yang seperti bola sepak. Olahraga ini dimainkan oleh dua team sama-sama bertemu di mana setiap team ditempati lima pemain. Walau sama, tetapi futsal benar-benar berlainan dari sepak bola.

Dimulai dari wujud lapangannya, ukuran, jumlah pemain, sampai ketentuan-aturannya. Seperti olahraga sepak bola atau basket, olahraga ini ditandingkan di tingkat nasional dalam sebuah persaingan liga tertentu.

Persaingan itu ialah Liga Futsal Professional Indonesia di mana sekitar 16 club sama-sama bertemu untuk menempati posisi teratas klassemen dan memperoleh titel juara. Liga professional ini telah berjalan sepanjang 13 musim.

Sepanjang 13 musim itu tentu saja melahirkan juara-juara. Berikut ialah daftar team futsal terkenal yang mencatatkan prestasi sebagai juara dengan perolehan gelar terbanyak dalam sejarah futsal Indonesia.

IPC FC Pelindo II Jakarta

IPC FC Pelindo II Jakarta raih gelar sebagai juara Liga Futsal Professional Indonesia sekitar 3x sepanjang persaingan itu berguling semenjak tahun 2006.

Ke-3 titel juara itu dicapai pada ajang liga paling tinggi Indonesia tahun 2011, 2012, dan 2015. Sedang saat ajang 2008 dan 2010 IPC FC Pelindo II Jakarta keluar sebagai club terbaik ke-3 .

Musim 2008 club asal Jakarta itu ada dalam bawah Electric PLN sebagai juara liga dan Biangbola pada tempat ke-2 . Sementara pada musim 2010 IPC Pelindo Harimau Rawa yang keluar sebagai juara dan Electric PLN pada tempat ke-2 .

Pada musim 2015, Randy Satria dari IPC Pelindo II Jakarta keluar sebagai pembuat gol paling banyak dengan perolehan gol sekitar 26 lesakan. Sayang pada 5 tahun akhir salah satunya team elite ini belum memperlihatkan prestasi keren.

Beberapa pemain yang perkuat scuad IPC Pelindo II Jakarta diantaranya Ahmad Habibie, Muhammad Agung Pandega, sampai Ilham Ramadhyan Putra. Pada musim 2020, club asal Jakarta ini dilatih oleh Yos Adi Wicaksono.

Tim Vamos FC Mataram

Seperti namanya, Vamos Mataram ialah team yang dari Mataram, Nusa Tenggara Barat. Club ini berdiri semenjak tahun 2012 dan bertempat di Stadion Gelora 17 Desember, Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Bila disaksikan dari berjalannya Liga Futsal Professional Indonesia yang sudah berguling semenjak 2006, dapat disebut club ini masih terhitung club baru. Meskipun begitu, bukan bermakna club itu dapat dilihat mata sebelah.

Kenyataannya, club bimbingan pelatih Reza Fallahzadeh ini sanggup melantik diri sebagai juara Liga Futsal Professional Indonesia sekitar 3x beruntun. Perolehan gelar itu didapat pada musim 2017, 2018, dan 2019.

Sedang pada musim 2016, mereka tempati tempat ke-2 di bawah Black Steel FC Manokwari yang saat itu keluar sebagai pemenangnya. Beberapa pemain bintang yang perkuat team ini diantaranya Bayu Saptaji sampai Sunny Rizki.

Ke-2 pemain itu sekarang tetap jadi opsi khusus di tim tim nasional futsal Indonesia. Andri Kustiawan pada musim 2016 dan 2018 keluar sebagai pembuat gol paling banyak saat masih mengenakan seragam Vamos FC Mataram.

Electric PLN , Salah Satu Team Paling Sukses

Sama dengan dua club terkenal yang awalnya sudah kami ulas, Electric PLN sebagai salah satunya team tersukses dalam riwayat futsal nasional, terutamanya di tingkat persaingan liga professional.

Electric PLN sukses keluar sebagai juara liga paling tinggi itu pada musim 2008, 2009, dan 2013. Kecuali keluar sebagai juara, di musim-musim yang lain club asal Jakarta ini seringkali tempati tempat ke-2 atau ke-3 .

Pada musim pertama ajang Liga Futsal Professional Indonesia tahun 2006, Electric PLN tempati tempat ke-3 di bawah Biangbola dan Mastrans Jakarta. Disamping itu, tempat ke-3 dicapai team ini pada musim 2012 dan 2015.

Electric PLN sempat juga 2x ada dalam tempat ke-2 , yakni pada musim 2010 dan 2011. Pada tahun 2010, mereka berada di bawah Harimau Rawa yang keluar sebagai juara.

Sementara di tahun 2011, Electric PLN ketinggalan dari pesaingnya, IPC FC Pelindo II Jakarta yang raih titel juara.

Reputasi futsal dapat disebut masihlah jauh di bawah olahraga yang lain seperti sepak bola atau bulu tangkis. Meskipun begitu, keberadaan tim-tim futsal terkenal masih jadi daya magnet tertentu untuk pencinta olahraga.