Teorema, Rumus Pythagoras Segitiga, dan Contoh Masalah

Jadijuara – Teorema Pythagoras ialah pengakuan berkenaan jalinan di antara beberapa sisi sebuah segitiga siku-siku. Teorema Pythagoras diketemukan pada era keenam SM oleh Pythagoras, seorang filsuf dari Yunani Kuno (Ancient Greek) yang dikenali dengan panggilan “Πυθαγόρας ὁ Σάμιος” yang bermakna “Pythagóras o Sámios”. Pythagoras hidup di jaman Yunani Kuno, terlahir di Sámios seputar tahun 570 SM sampai wafat seputar tahun 495 SM (tahun saat sebelum masehi dihitung mundur). Teorema Pythagoras jadi ide dasar pembangunan rumus Pythagoras di jaman yang lebih kekinian.

Simon Singh (1998) dalam bukunya mengatakan saat sebelum lahirnya Pythagoras, teorema itu sudah ada. Pythagoras sebagai orang pertama kali yang menunjukkan teorema ini secara matematis. Pythagoras dikukuhkan sebagai penemu teorema itu bernama “Teorema Pythagoras”. Disamping itu Pythagoras berjasa pada teori bilangan, geometri, sampai pengetahuan filsafat. Pertimbangan Pythagoras memberi pengetahuan pada filsuf Yunani kuno populer selanjutnya untuk mendapati atau membuat hal baru, misalkan Plato. Seterusnya Pythagoras dikenali sebagai “Bapak Matematika” karena jadi figur awalnya pada perubahan pengetahuan matematika.

rumus phytagoras

Rumus Pythagoras “Segitiga Siku-Siku”

Teorema Pythagoras mengatakan:

“Segitiga siku-siku ialah segitiga yang memiliki pojok siku-siku, kakinya ialah 2 segi yang membuat pojok siku-siku, dan hipotenusa ialah segi miring yang bertemu dengan kakinya”

Rumus Phytagoras

Dalam phytagoras ada tiga sisi yang dilambangkan dengan a,b, dan c. Segi a dan b ialah segi tegak dan segi mencatatr nsegitiga siku-siku, sedang segi c ialah segi miring atau pojok paling panjang dari segitiga siku-siku yuk coba check rumus phytagoras yang jadijuara berikan kepada kalian!.
Rumus phytagoras untuk hitung segi miring sebagai berikut ini:
c2 = a2+ b2
Sedang untuk hitung segi tegak dan segi mencatatrnya berlaku rumus:
a2 = c2 – b2
b2 = c2 – a2

Contoh Masalah dan Ulasan

Berikut contoh-contoh masalah dan ulasan phytagoras:
Masalah 1
Satu segitiga siku- siku mempunyai segi tegak (AB) panjangnya 15 cm ,dan segi mencatatrnya (BC) 8 cm, berapakah cm kah segi miringnya (AC) ?
Ulasan
Dijumpai :
AB = 15
BC = 8
Ditanyakan :

Panjang AC?
Jawab :
AC2 = AB2 + BC2
AC2 = 152 + 82
AC2 = 225 + 64
AC2 = 289
AC = √289
AC = 17
Masalah 2
Satu balok mempunyai panjang, lebar, dan tinggi beruntun yakni 12 cm, 9 cm, dan 8 cm. Pastikanlah panjang salah satunya diagonal ruangannya!
Ulasan
Dijumpai:
P = 12 cm
L = 9 cm
T = 8cm
Ditanyakan:
Panjang dr?
Dijawab:
⇒ dr2 = p2 + L2 + t2
⇒ dr2 = 122 + 9sup>2 + 82
⇒ dr2 = 144 + 81 + 64
⇒ dr2 = 289
⇒ dr = √289
⇒ dr = 17 cm
Hingga, panjang diagonal ruangannya yakni 17 cm.